Postingan

04. ALMALIK

  Pada pemahaman tentang nama Allah "Al-Malik": "Al-Malik" adalah nama Allah yang sangat luas maknanya. Al-Malik berarti: yang memiliki dan menguasai segala sesuatu tanpa batas, dalam kata lain (Allah) adalah seorang raja. Apa pun yang ingin dilakukan-Nya terhadap milik-Nya itu, tidak ada satu pun yang bisa menghalangi-Nya, tidak ada satu pun aturan yang membatasi-Nya, apakah akan diambil seluruhnya atau hanya sebagian, semuanya terserah pada-Nya. Hal ini berbeda dengan kita (sebagai hamba) dalam memiliki sesuatu yang pasti ada batasannya—ada harta yang boleh kita miliki dan ada juga harta yang tidak boleh kita miliki. Dengan nama "Al-Malik," Dia menguasai segala sesuatu dengan kekuasaan-Nya yang tak terbatas, sehingga Dia pun berhak menghidupkan, mematikan, menciptakan, atau menghilangkan sesuatu tadi. Semua itu karena kekuasaan Allah yang tidak terbatas. Seorang hamba tidak mungkin menjadi raja yang mutlak seperti Allah. Kalaupun ada hamba yang men...

03. ARRAHIM

  Nama Allah "Ar-Rahim" "Ar-Rahim" adalah salah satu nama Allah yang muncul setelah "Ar-Rahman." Ar-Rahim berarti Maha Pengasih dan Penyayang. Ada sedikit perbedaan antara Ar-Rahman dan Ar-Rahim. Jika Ar-Rahman berarti kasih sayang yang luas, yang memberikan nikmat-nikmat besar, maka Ar-Rahim berarti kasih sayang yang lembut, yang memberikan nikmat-nikmat kecil seperti nikmat kekayaan, kecantikan, tambahan iman, dan lainnya. Ada perbedaan lain antara Ar-Rahman dan Ar-Rahim. Jika Ar-Rahman adalah khusus untuk Allah saja, maka Ar-Rahim bisa diberikan oleh Allah kepada makhluk-Nya, seperti Nabi Muhammad yang diberi nama Ar-Rahim. Juga seorang ibu yang penuh kasih sayang terhadap anaknya bisa juga diberikan nama oleh Allah dengan nama Ar-Rahim. Allah memiliki seratus rahmat, dan dari seratus rahmat tersebut, hanya satu yang diturunkan ke dunia ini. Betapa besar kasih sayang Rasulullah terhadap umatnya, dan betapa besar kasih sayang seorang ibu terhadap a...

02. ARRAHMAN

  Nama Allah "Ar-Rahman" "Ar-Rahman" adalah nama Tuhan yang kedua setelah "Allah." Ar-Rahman berarti Yang Maha Pengasih, Yang memberi nikmat-nikmat besar, seperti menciptakan kita dari ketiadaan, memberikan kita iman, Islam, memberikan kita rezeki, kesehatan, akal, ilmu, dan lain-lain. Ar-Rahman khusus untuk Allah, tidak ada satu pun makhluk Allah yang diberi nama oleh-Nya dengan nama Ar-Rahman. Ar-Rahman adalah nama dari Dzat yang kasih sayangnya tidak bisa disamai dan tidak bisa diukur. Oleh karena itu, nama Ar-Rahman ini khusus bagi Allah, sehingga menurut para ulama, makhluk tidak boleh memberikan nama makhluk lain dengan Ar-Rahman, seperti menamai anak, masjid, toko, atau yang lainnya dengan nama Ar-Rahman. Tidak ada satu pun kasih sayang yang melampaui kasih sayang Ar-Rahman. Rasulullah ﷺ memiliki kasih sayang yang sangat besar terhadap umatnya, tetapi kasih sayang Allah lebih besar lagi terhadap hamba-hamba-Nya. Ar-Rahman adalah bukti kasih say...

01. ALLAH

Nama yang pertama adalah "Allah"   Nama "Allah" adalah nama bagi Zat yang wajib, yang mengandung seluruh sifat-sifat ketuhanan yang ada dengan wujud (keberadaan) yang sejati. Imam Al-Ghazali rahimahullah berkata: "Ketahuilah bahwa nama 'Allah' adalah yang paling istimewa atau paling agung di antara nama-nama lainnya." Nama "Allah" adalah nama yang paling besar di antara nama-nama lainnya karena "Allah" menunjuk kepada Zat-Nya. Para ulama mengatakan bahwa nama "Allah" disebut paling banyak di dalam Al-Qur'an, dengan perkiraan sebanyak 2.360 kali disebut dalam Al-Qur'an, dan nama-nama yang lainnya tidak sebanyak itu. Setiap hari, kita wajib menyebutnya sebanyak 69 kali dalam shalat. Rasulullah ﷺ bersabda: "Wahai Ali! Hari kiamat tidak akan terjadi selama masih ada seseorang di muka bumi ini yang menyebut 'Allah, Allah.'" Kiamat tidak akan terjadi selama masih ada yang menyebut nama Alla...

00. PENDAHULUAN TENTANG ASMAUL HUSNA

Mengetahui Asmaul Husna atau nama-nama Allah   Berkata Imam Abu Hamid Al-Ghazali rahimahullah: Pengenalan kita di dunia merupakan modal kita untuk melihat Allah di surga. Bagaimanapun kita taat kepada Allah, namun jika belum merasakan pengenalan kepada Allah, meskipun kita bisa masuk ke dalam surga, kita tidak akan bisa melihat Allah. Orang-orang yang bisa melihat Allah adalah orang-orang yang telah mengenal Allah di dunia ini. Berbicara tentang pengenalan kepada Allah, ada beberapa hal yang harus kita pahami atau kenali sebelum kita mengenal Allah. Sebagian ulama yang arif billah menyatakan bahwa untuk mengenal Allah, kita harus terlebih dahulu mengenal Asmaul Husna atau nama-nama Allah. Dengan memahami nama-nama tersebut, nantinya kita bisa naik untuk mengenal Dzat Allah. Kita wajib meyakini bahwa Allah memiliki nama-nama, namun tidak ada yang tahu persis (dengan sebenar-benarnya) kecuali Allah sendiri. Di antara nama-nama Allah yang sangat mulia itu terbagi kepada: ...

14. AL-GHAFFAR

  1. Definisi dan Makna "Al-Ghaffar" Pengertian "Al-Ghaffar" Secara Bahasa dan Istilah Secara Bahasa: Kata "Al-Ghaffar" berasal dari bahasa Arab yang merupakan bentuk aktif dari kata dasar " غفر " (ghafara), yang berarti "mengampuni" atau "menutupi kesalahan." Dalam bentuknya sebagai "Al-Ghaffar," kata ini menunjukkan tindakan yang sangat sering dan terus-menerus dalam mengampuni. Secara Istilah: "Al-Ghaffar" adalah salah satu dari Asmaul Husna, atau nama-nama Allah yang indah, dalam ajaran Islam. Secara istilah, "Al-Ghaffar" merujuk pada sifat Allah yang Maha Pengampun dengan pengampunan yang berkelanjutan dan tanpa batas. Ini menggambarkan kebiasaan Allah untuk selalu siap menerima taubat hamba-Nya dan menutupi kesalahan mereka secara konsisten. Makna "Al-Ghaffar" sebagai Salah Satu Sifat Allah T...